Friday, August 14, 2015

(another) Album Review

Mau coba nge-review album lagi nih. Udah bertahun-tahun yang lalu terakhir nulis tentang album.
Salah satu resolusi saya tahun 2015 ini sih adalah mendengarkan setidaknya 1 album tiap bulannya. Lalu ketika dijalani, dipertemukanlah saya dengan berbagai referensi baru yang mantap. Dominan sih masih mendengarkan folk dan indie-pop but that’s all worth to listen. Here’s the list:

1.       In a Million Years by Last Dinosaur
 
Album yang mendapatkan predikat khusus dari review kanal The Guardian ini membuat saya jatuh cinta dengan cara perlahan. Seperti engga cukup mendengarkan sekali saat awal tahun. Selang beberapa bulan kemudian saya mulai mendengarkan lagi untuk mencari esensi album ini. And I found it! Lagu-lagunya berusia young-adult, rasa jatuh cinta yang digambarkan melalui lagu-lagu di album ini seputar mengumbarkan janji setia dan rasa berbunga yang smooth dan manis tetapi sederhana. Terasa sekali di lagu Weekend dan Honolulu. Perjuangan pembuktian diri ingin mendapatkan kekasih terlihat di track pertama album ini, mendengar Zoom membuat kita ingin membuktikan janji setia itu.

2.       Constellation by Stars and Rabbit

 
Setelah jatuh cinta, Stars and Rabbit mengumpulkan elegi-nya dengan apik di album pertama mereka. Vokal Elda seakan dengan mudah merasuk ke lagu-lagunya yang memunculkan kesan meratap. Tidak berlebihan seperti yang Bruno Mars lakukan di pasarnya. Begitu juga dengan pembawaan Elda di beberapa lagu folk di dalamnya yang sedikit ceria, menggemaskan.
Like It Here menjadi pilihan lagu pembuka yang tepat. Mencitrakan keseluruhan album. Rabbits Run menjadi selingan gembira di tengah-tengah urutan kesedihannya. You Were Universe tidak kalah menyedihkan sekaligus menenangkan.

3.       Alam Raya dalam Harmoni by Maladialum


Band ini secara tidak sengaja saya tau dari seorang teman yang menge-share foto albumnya di Facebook. By judge a book by its cover, saya tertarik sekali dengan nama band ini: Maladialum. Pencarian album fisiknya pun cukup perjuangan, selain tidak dijual di toko CD major dan social media reseller, Maladialum tidak besar terdengar di media. Alhasil? Saya kepo sana-sini dan berhasil dapat kontak Keyboardist-nya! Ya saya seniat itu :) lalu pesan, dan berhasil sedikit SKSD dengan dia :))))) Mottonya sangat menarik: Apa yang diambil dari alam, harus kembali ke alam. Kira-kira begitu, maaf saya lupa sedikit detailnya. Alhasil, bonus albumnya adalah benih sayuran bayam. Unik!

Oke, cukup dengan cerita perjuangan saya. Mari fokus ke kualitas albumnya. Untuk lagu-lagunya sendiri, Maladialum saya lihat mengambil dua tema. Yaitu penggambaran cinta pada manusia dan pada alam. Warna musiknya akustik tetapi kaya, unsur-unsur sentuhan musik pulau Bali melebur di lagu-lagu album ini. Tracklist urutan genap (track 2,4, dan 6) menjadi favorit saya, bukan berarti yang urutan ganjil tidak menarik perhatian. Matahari sebagai lagu pembuka yang membahagiakan, Sukma yang mengisahkan sebuah komitmen, serta Anomali adalah melepaskan dengan ikhlas. Racikan lagu-lagu ini pas dinikmati saat Minggu pagi.

 
4.       Anak Sungai by Deugalih & Folks


Lagi-lagi tertarik karena melihat namanya yang unik. Deugalih. Dan ternyata memang nama aslinya. Album Anak Sungai menarik di segi visual, pun packaging. Bikin saya engga sabar lihat kualitas tracklist-nya.  Ternyata musik folk yang diramu oleh Deugalih mengisi ekspektasi saya, terlihat disini minat Deugalih untuk menggeluti genre ini. Saya cukup dibuat tercengang oleh cenkok Deugalih yang khas ketika bernyanyi, membuat jatuh hati. Banjo dan ukulele dominan di lagu-lagunya. Musikalisasi puisi Buat Gadis Rasid cukup mencengangkan, energi yang kuat terasa di lagu ini. Ilalang dan Minggu Pagi menjadi andalan saya dalam hal pilihan diksi untuk lirik, hanya saja sedikit kurang kuat. Untuk selera, saya lebih menyukai Deugalih bernyanyi menggunakan bahasa ibu, Earth dan Heyya Kid membuat saya merasa kehilangan pribadi Deugalih sesaat. 

  Selain album, membaca 1 buku dan menonton 1 film tiap bulan adalah resolusi lainnya. Mungkin post selanjutnya saya akan review salah satu topik itu. Ciao!

Sunday, November 16, 2014

O

Hai

Gw tau kalo blog ini mungkin sudah ga ada lagi yang membaca selain diri gw sendiri ataupun salah satu kepala bagian marketing dan CEO suatu perusahaan Marketing Agency yang dengan sukarela gw berikan link blog ini karena mereka dengan ajaibnya minta dengan tujuan untuk referensi gw kalau bekerja di perusahaan mereka

Sungguh kenyataannya adalah kesalahan besar untuk keduabelah pihak

Oke, dan kabar baiknya adalah sekarang gw sudah bekerja di perusahaan lain yakni di salah satu perusahaan penerbitan buku (yang sepertinya) terbesar di Indonesia. Yadeh ga usah di sensor lah ya, gw sekarang kerja di Agromedia Group. Secara garis besarnya ya gw ngurusin promosi Bukune, Gagasmedia, Entermedia, dan beberapa lainnya. Nah tau kan ya kalo Bukune dan Gagasmedia itu pernah nerbitin buku-bukunya the life-changing person, Raditya Dika. Bukunya yang terbaru judulnya “Koala Kumal”, guys! Jangan lupa dibeli ya! Bodoamat promosi.

Oh iya dan barusan gw makan empek-empek.

Trus?
Salah gue?
SALAH TEMEN-TEMEN GUE?

CINTA SAYA AKAN KE JAKARTA SELAMA DUA HARI BESOK KETEMU YUK CYIIN BARANG BISA PRE ORDER NO HIT AND RUN

Pas gw lagi makan empek-empek di gazebo kantor, kebetulan ada temen gw ikutan nyamper makan nasi pake telor ceplok, ga lama kemudian tiba-tiba ada yang nyamperin lagi seorang cewe dan dia diiringi oleh beberapa laki-laki. Cewe itu pun berucap dengan nada suara terdengar seperti membaca nun mati ketemu huruf idgham bigunnah, sengau dan berdengung

aku berangkat sekarang ya

Tiba-tiba temen gw yang lagi makan telor ceplok langsung meluk kenceng cewe ini, trus ngomong apaaaan gitu ga jelas kedengaran karena suaranya terdengar seperti anak ayam sedang menginjak masa pubertas dan mencari jati diri...lalu dilanjutkan dengan menangis sesenggukan

Gw bengong sebentar

Saat itu juga ada yang dateng minta empek-empek gw dan sumpah gw ga lihat arah kedatangan si peminta empek-empek ini tiba-tiba dia udah ada di samping bangku gw. Kenapa dalam satu waktu ada kejadian absurd berlangsung secara bersamaan pada diriku, Tuhan?!! Mana abis makan empek-empek sesendok ni orang pergi gitu aja. Semoga gw ikhlas

By the way, ternyata cewe yang sedang dipeluk ini adalah karyawan kantor yang mau pindah ke Medan, oh ternyata pulang ke Medan deng. Dan dia sedang salam-salam perpisahan sama (hampir) seluruh karyawan di kantor. Dan semua sedih

Ya kecuali gw ya karena gw aja kayaknya baru ngeliat wujud orang ini sekali ini deh seumur hidup

Tiba-tiba gw inget kalau gw juga mengalami perpisahan beberapa minggu yang lalu

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gw termasuk orang yang engga suka ngelanggar janji. Makanya itu gw ga pernah bikin sembarang janji, apalagi ngomong asal-asalan. Misalkan gw harus melanggar janjipun, gw akan dengan sangat menyesalinya mungkin bisa sampe tahap gw ga bisa mentoleransi diri sendiri. Dan hal inilah yang gw terapkan kepada favorite person of mine, gw manggil dia drugdealer. Engga kok, engga secara harfiah. Dia engga masok cimeng ke pelosok gang sempit dengan gw terkapar di sebelahnya giting abis minum ciu fanta.

Udah cukup lama gw kenal dengan dia, dan udah pernah juga gw menjalani waktu bersama dengannya hingga di suatu waktu kita harus menjauh pada akhirnya.
Tapi di pertengahan tahun ini, gw kembali menaruh kepercayaan. Perlahan gw sekali lagi ingin melompat tembok tinggi yang dulu gw pikir terlalu mustahil buat gw panjat, tapi sekarang dengan mantap gw robohkan. Disitulah kita bertemu lagi.

Same people, different time, maka semuanya pun terasa berbeda. Gw merasa ini adalah susunan lego yang baru, walaupun gw gatau cara menyusun lego secara artistik tapi gw tau cara menyusun lego yang kokoh. Gw merasakan bahwa inilah saatnya gw dan dia menyusun lego dan membentuk suatu bangunan yang biarpun berbentuk Death Star abis kena tsunami Aceh tapi tetap bisa menjaga Darth Vader dengan aman di dalamnya biarpun udah ratusan kali diserang sama Rebellions.

Tapi rupanya pemikiran itu hanya bertahan beberapa hari aja
Di suatu malam, dia ngasih tau tanggal keberangkatan dia ke suatu negeri di tanah Eropa. Negara yang selama ini baru ia singgahi sekali seumur hidup setahun yang lalu, ternyata juga negara yang ada di mimpi seumur hidupnya. Ya, gw memang udah tau rencana dia untuk melanjutkan pendidikannya disana, meniti karier dan membuktikan kalau mimpi seorang anak laki-laki dari pelosok selatan pulau Sumatera bisa pergi ke tanah cantik di negeri Eropa dan survive disana sanggup terlaksana.

Yang gw engga tau adalah secepat ini mimpi dia akan terkabul.

It hits me, indeed. Gw merasakan senang dan sedih secara sporadis saat itu

Gw seneng banget karena Tuhan udah nunjukin langsung ke muka gw bahwa dreams do come true, orang yang berada di depan muka gw sekarang ini akan berangkat mengejar mimpi terbesarnya. Yang bikin gw sedih adalah saat itu juga semangat gw untuk mengokohkan lego death star bersama dia mulai mengendur.

If things go wrong, should we knock it down?

Satu-satunya pikiran cepat gw saat itu adalah melaksanakan janji gw untuk terus mendukung dia apapun itu yang bersifat positif. I don’t wanna be the person who stands between him and his dreams. Mungkin gw sendiri yang harus memegang janji ini. Sendirian.

H-14
Semua berjalan lancar; visa lancar, urusan yudisium dan wisuda kampus lancar (memang persiapan drugdealer ke Eropa bersamaan dengan urusan kelulusan di kampus), pokoknya hampir engga ada masalah besar yang sampai memberhentikan rencananya berangkat ke Eropa. Dengan menyesal gw harus mengakui bahwa gw berharap ada satu-dua masalah yang bisa membatalkan jadwal keberangkatan dia. Mungkin tiba-tiba ada telur Kaiju hasil cangkok antara ubi talas dan Thyranosaurus menetas di Eropa sehingga seluruh daratannya harus diisolasi, atau tiba-tiba negara api menyerang. Tapi kenyataannya semua berjalan dengan normal.

H-7
Sangat ga kerasa akhirnya seminggu lagi dia resmi berangkat, gw memaksa kalau gw pengen anter ke bandara. Walaupun awalnya dia menolak dengan alasan takut sedih dan berat ninggalin, akhirnya dia bisa mempertimbangkan kalo gw bisa ikut nganter. Sementara gw terus berusaha menikmati sisa-sisa keberadaan dia di kota Jakarta, toh gw tidak menuntut kita harus 24 jam bersama tiap hari. It’s the quality, not quantity.

H-1
Ini sudah kali ke 11 gw hanya mendengar suara “tuuuttt..” panjang di telepon yang semakin hambar setiap kali gw men-dial nomor drugdealer. Dan sudah hampir tengah malam. Kelopak dan kantung mata gw sudah mulai sembab. Seorang teman menyarankan untuk mengompres mata gw dengan es batu agar besok pagi tidak meradang sakit, dan teman lainnya menemani gw malam itu lalu kami bicara banyak hal sampai akhirnya beban berat di kepala mulai menguap.

H keberangkatan
Drugdealer akhirnya memberi kabar meskipun tanpa suara. Dari situlah gw tau kalau dia menganjurkan gw untuk tidak perlu menepati janji. Saat itu janji hanyalah pengumbar ekspektasi.

Gw hanya mengecewakan satu hal yakni kesempatan yang tidak gw dapatkan untuk kontak langsung di hari kepindahannya. Engga ada suara sengau yang terdengar, egga ada janji yang harus ditepati.   
Hal inilah yang gw sadari bahwa selama ini gw belum pernah merasa sangat tenang dalam melanggar janji gw sendiri.

Jika nanti kita diberikan kesempatan lagi dan lebih, mungkin kita akan susun ulang semuanya. Dan tidak harus lego.

Kini kita harus belajar menyembuhkan diri sendiri, karena terkadang waktu tak mau tau.  


Now Playing: Coldplay - O

Wednesday, December 11, 2013

mendung sendu

Jadi, di tengah-tengah penulisan laporan magang ini otak mulai bertransformasi menjadi kondisi jalanan Gatot Subroto hari jumat diatas jam lima sore, macet bener. Jadi nulis yang lain dulu kali aja dapet inspirasi buat nerusin laporan magang yang bentar lagi deadline (oh tidak).

Oke berhubung udah bulan Desember. LAH CEPET AMAT YA. Oke maaf panik mendadak soalnya akhir desember kudu sidang laporan magang sementara gw malah update blog. Bodoin deh. Nah lanjut, bulan Desember kan hujan rajin turun tuh asik banget kan buat spesies manusia masochist yang demen nyiksa diri melalui media musik. Nah ini menurut gw lagu-lagu musisi Indonesia yang paling bikin engga shanggup! pasti efeknya bikin hati bergeming lalu mata berkaca-kaca. kaca spion.

Sesungguhnya sangat disarankan ketika mendengarkan lagu-lagu yang bakal direkomendasiin berikut jangan cari posisi deket jendela pas lagi hujan rintik, dingin, sendirian, dan baca DM twitter atau searching foto mantan kamu. karena penulis ga bertanggungjawab kalo kamu berakhir nekat nerobos itu kaca jendela..atau kemungkinan paling deket: minta balikan sama mantan sambil nyanyi lagu kompilasi band Hijau Daun.

Now here we go

1. Bimbang – Melly Goeslow
Siapa yang ga familiar sama ost. film Indonesia yang harus masuk sejarah budaya perfilman dengan predikat film drama cinta remaja favorit sedunia akhirat ini? Ada Apa Dengan Cinta. Dian sastro masih pake kaos kaki sedengkul dan titi kamal masih cabe-cabean. Oke fokusnya akan bahas lagu ya, bukan filmnya. 
Gw engga ngerti lirik brilian dan suara melly yang mendayu banget cocok abis nyampur di lagu ini. Iya bodoamat gw emang ga bagus deskripsiinnya. Yang pasti ini lagu representasi kebimbangan seseorang akan orang lain dan doi lagi bingung banget musti lanjut atau berhenti. Memang kan, the hardest thing to do is to decide you wanna try harder or stop trying *sambil rebus Indomie*

2. Bersandar – WSATCC
Nah kalo yang ini levelnya lebih tinggi lagi, ibarat keripik maicih mungkin ini yang level 10 edisi ekstra bumbu rendang.
ngawur abis

Dari intro lagunya aja udah bikin otak narik memori masa lalu yang udah dibuang jauh-jauh jadi balik lagi ke permukaan. Bused. Liriknya sih menceritakan tentang kasih tak sampai atau cinta bertepuk sebelah tangan atau ariel noah yang sekarang pacaran sama sophia latjuba. Ga deng yang terakhir ngaco. Nah vokal Sari yang vintage mendukung banget ngebuat ambience jadi semakin sendu dan bikin makin merinding dengernya. Gw rasa kalo ada muda-mudi rambut pomed masa kini lagi di dufan jam 12 siang bolong abis naik kora-kora trus tiba-tiba mojok dan mukanya gusar serta melipir sendirian ke tempat sepi, pasti i-Pod doi lagi ke-shuffle trus ga sengaja dengerin ini lagu.

Atau engga palingan sisir lipetnya hilang.

3. Lagu Kesepian – Efek Rumah Kaca
Dari judulnya aja udah realistis banget bakalan bikin meringkuk di pojokan kasur sendirian sambil nyemilin kwaci asin warung. Lagu ini nyeritain tentang harapan dan janji yang hilang gitu aja setelah hubungan berakhir. Memang ya, when you think you are with the right one, everything seems to be okay. ga ada yang ngelarang buat ekspektasi setinggi-tingginya. Nah pas hubungan selesai tinggal denger deh lagu ini buat klimaksnya. Dijamin kamu bakal update seluruh sosial media kamu dengan petuah-petuah seperti “Mobil apa yang bikin sedih? KATANA. KATANA sayang, kok ditinggal?” atau “TAXI apa yang bikin sakit hati? TAXI-ngaja lewat depan rumahmu, ku melihat ada tenda biru~”.

minta banget ditimpuk nangka muda

4. Dan – Sheila on 7
Nah kalo ini lagu tentang orang yang rela buat ditinggal dan dilupain demi membahagiakan perasaan mantan pasangannya. Rela berkorban gitudeh. Ini gw dengerin dari jaman masih nonton kobo-chan hari minggu pagi pake kaos kutang, dan ga ngerti maksud lagunya apa. Pas gw dengerin lagi belasan tahun kemudian.... udah ngerti maksudnya dan sukses bikin hati meringis dan sakit hati melebihi nonton eliminasi peserta AFI menuju puncak gemilang cahaya di Indosiar narik-narik koper.

5. You – Ten 2 Five
Walaupun liriknya pakai bahasa inggris, tapi tetep kan lagu punya musisi Indonesia?! So, it still does count. Sekali lagi ini ost. dari film Indonesia Me vs High-heels. Dan asli ini lagu juga bikin ga shangghup. Tentang selingkuh. Akhirnya bikin sakit hati. Sebenernya singkat sih, kalo diselingkuhin, timpuk aja orangnya pake high-heels.

Nah itu dia beberapa lagu di playlist gw yang bikin engga shangghup didenger, ya tapi enak juga buat mood yang lagi mendayu-dayu. Mungkin masih banyak lagi ya, tapi ini versi laptop gw.

Ciao!  



Tuesday, September 24, 2013

all things matters

sebentar lagi jumlah usia bertambah. belum ada rasa euphoria sejauh ini.
pengen deh cepet bulan November, selain magang selesai mungkin bisa fokus nyari jodoh. YAKALEEE.

akhir-akhir ini lagi banyak open house ormawa di kampus, katanya sih musim jajanan gratis. sama sekali ga berlaku buat gw karena begitu gw dateng acara udah bubaran. akuarium tempat ngumpul di kampus menurut gw juga mulai memprihatinkan, colokan listrik mati dua-duanya. kalo salah satu dari kami bisa menghasilkan aliran listrik dari lubang hidung, mungkin semuanya akan berjalan lebih baik.

this is the feelings which I fear the most. withdrawal. kasian juga ya terlalu sering di dalam zona nyaman, mending ke zona waktu main dance-dance revolution sama injek laba-laba. iya maksud gw timezone.

oiya lagi kepikiran rambut gw mau di ombre. tau ga? yang diwarnain tapi cuma separo. mungkin penemu trend ini lagi iseng main ke tukang sablon trus gasengaja rambutnya kecipratan wantex. "anjir, keren!" begitulah hingga ia menggagas trend ombre tersebut. eh tapi boleh ga sih warnain rambut gitu? katanya ga sah wudhunya. berarti tayamum aja kali ya. gila pinter banget nyari alibi. latian dulu deh nempel gulali di rambut. yang ada disemutin trus jadi umpan trenggiling.

jujur sambil ngetik post ini juga sekalian ngumpulin motivasi hidup, nyemangatin diri sendiri bahwa everything's gonna be alright, all is well, have faith. salah satu motivation booster untuk gw adalah mulai olahraga lagi. sabtu kemarin sukses lari pagi. olahraga sejam istirahatnya tiga jam. tapi asli, habis keringet keluar semua jadi seger rasanya, pas makan jadi lahap banget dan pas tidur jadi relax banget. mungkin kalo saat itu lagi ada pencari talent, gw bisa dipilih buat model iklan pediasure. tapi yang ga enak pas bangun tidur, badan jadi kaku sakit-sakit berasa abis adu panco sama singa laut lepas dari penangkaran


gw tau isi postingan ini ganyambung sama judulnya. who cares?




Tuesday, June 25, 2013

how my life goes

halo website yang sudah lama kutinggalkan~
prinsip komitmen adalah tidak meninggalkan sesuatu yang telah dimulai......dengan setengah.
so, here my life goes..


Literally the most insane weeks I've been go trough in a semester:
  • 7,8,9, June : pertama kalinya ikut makrab ukma band ke ciawi. Had three days of awesomeness
  • 10 June : one of my close friend suddenly collapsed, langsung panik-sepanik paniknya. ikut bantuin ke UGD dan berpartisipasi di kamar rawat inap. pertamakalinya dalam hidup nungguin orang sakit di RS sampe ga tidur belasan jam. lumayan kali aja nambah pengalaman buat di CV (?)
hari seterusnya berjalan kurangajar seperti biasa, harga BBM ikut naik dan supir angkot semakin galak nentuin tarif. impian beli external harddisk semakin jauh.

ini opini seorang teman: "tik, kamu sibuk banget ya? You do not even have time to go for movies"

Hasta La Vista!

Monday, December 31, 2012

they said

halo dear blog, it's been a while.

sudah resmi secara biologis berusia 20 tahun, hidup masih didominasi dengan dunia perkuliahan. harapannya semoga cepat usai. tapi tetap penggemar setia mighty morphin power rangers.

gw udah terlanjur terjaga setelah lumayan ketiduran barang setengah jam. rencana awal bangun tengah malam adalah untuk mengadakan perbincangan grup di salah satu media online. tetapi apa daya, God has His own plans.

It's already the last day in 2012, tahun dimana sebagian besar manusia yang percaya bahwa hari besar kiamat akan terjadi di tahun ini serta kesuksesan Tuhan untuk berkuasa dengan terus menjaga rahasia-Nya kapan hari yang ditunggu itu akan terwujud.

dini hari adalah waktu yang pas untuk merubah vokal gw: menjadi lebih serak. in a good way. ditambah puding coklat yang sengaja dimasukkan ke dalam freezer oleh mama. jadi pilek. dan terjaga sampai pukul segini...say hello to abandoned assignments *wave

beberapa menit (atau jam?) yang lalu membaca ini:

The signs of falling/being in love on LibraYou Build an Addiction - You always want to communicate with them and when they don’t communicate back, you start to worry. You spend most of your time analyzing every word and punctuation mark in each conversation to make sure that they’re interested and committed.  -Psychology Facts-



farewell 2012..


Sunday, September 23, 2012

september

sudah janji sama diri sendiri tiap hari pertama memulai semester baru juga akan diikuti oleh adanya postingan baru disini. but I'm such a betrayer to my own blog. I promise to myself that I will always run this blog until one day gw sudah mapan tinggal di pegunungan Islandia mengurus peternakan kuda poni. atau kemungkinan yg paling realistis......lupa password.
karena sayang sih ya, sudah dari 2 SMA gw nulis di blog ini. tau deh yang baca siapa, mungkin blogwalker dede gemes mekdi yg pesta sinyal wifi.

anywaaay, gw udah 2 tahun lebih kuliah. sekarang aja udah semster 5. wow udah lebih dari setengah jalan (standar nasionalnya sih kuliah S1 4 tahun). kuliah ya? hmm kayaknya masih banyak yang belum tau kalo lagi-lagi gw punya janji sama diri sendiri ketika gw udah selesai masa bakti jadi murid SMA. sebelumnya gw mau cerita latar belakang gw dulu, gw adalah anak bungsu dari 2 bersaudara yang egois dan pendiem banget, punya temen aja jumlahnya bisa dihitung pake jari.....kelinci. sebagian orang punya stereotip tentang gw kalau gw itu anak yang judes banget, jutek pula. mereka tidak tau kalau gw punya hati seperti hello kitty ngemut gulali.

ketika aba-aba masuk dunia kuliah, gw udah ngebayangin akan biasa-biasa aja tetapi mungkin otak gw 2,5 tahun yang lalu lagi ga beres. gw buat keputusan yang cukup ekstrem dimana saat itu gw memutuskan buat nolak nicholas saputra, eh maksudnya nolak untuk masuk ke Universitas Indonesia. padahal, gw keterima di jurusan yang bener-bener gw pengen dari SMA, jurusan blokM-lebak bulus. entah gw test SIMAK atau tes jadi supir angkot waktu itu.

gw spontan ga memperdulikan prestise atau predikat apapun itu, gw pilih untuk masuk ke universitas swasta dengan bayang-bayang salah satu pengusaha besar di Indonesia, masih hitungan baru berdiri bahkan tanpa akreditasi... dengan biaya yang mahal pula karena gw ga berhasil dapet beasiswa full. sempet kepikiran kalau desperate kuliah gw akan langsung ngurus cv dan ngelamar jd menantu anak yg punya yayasan kampus ini.
dan yang lebih mengherankan lagi, gw milih kampus dimana ga ada satupun yang gw kenal disitu sebelumnya.
mungkin kalau gw jadi orangtua gw sendiri waktu itu, mending ni anak gw sekolahin pesantren di daerah perbukitan dataran China bareng dewi kuan in.

thank God, nyokap bokap tetep percaya dan men-sugesti gw untuk jangan pernah mikirin biaya sekolah. yang penting gw bisa mempertanggungjawabkan keputusan gw buat sekolah disitu. lalu janji gw adalah.....I will have more friends and being a better person. iya,cukup itu doang.
bukan berarti janji sederhana kayak gitu bisa dijalanin sederhana juga, beberapa keputusan yang gw ambil cukup banget jadi bumerang buat diri sendiri.

jadi intinya, jangan buang sampah sembarangan dan tetap bangun pagi di hari minggu.

Happy Sunday, all!